|
Pengusaha Batu Bara Mengeluh
Rabu, 05 April 2006 | 11:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Para pengusaha industri batu bara mengeluhkan kenaikan harga bahan bakar minyak industri mulai April. Apalagi sejak Februari, Pertamina meminta tambahan harga 5 persen dari harga resmi BBM.
"Kami terpaksa beli, kalau tidak, tidak akan di kirim BBM," kata Kirtiadi, anggota Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, di Jakarta hari ini. Menurut dia, tambahan harga 5 persen sudah berlangsung sejak dua bulan lalu, sehingga pengusaha harus membayar harga berdasarkan Mid Oil Platts Singapura (MOPS) plus 5 persen.
Tambahan biaya itu, Kirtiadi melanjutkan, akan diberikan kepada pemerintah daerah, namun belum jelas peruntuknya. APBI sudah melayangkan surat protes kepada Pertamina dua hari sebelum penggantian direksi tapi belum ditanggapi.
Aqida Swamurti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|