Presiden Minta Ekspor Kerajinan Ditingkatkan
Kamis, 20 April 2006 | 01:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah meminta pengusaha kerajinan untuk meningkatkan ekspornya. "Harapan saya pertumbuhan eskpor kerajinan yang tahun lalu tumbuh 4,06 persen supaya bisa ditingkatkan lagi menjadi 5 persen," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Pameran Kerajinan Inacraft 2006 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, kemarin.
Presiden mengatakan permintaan tersebut terkait dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen. Semua sektor, kata dia, diminta meningkatkan hasil setinggi-tingginya termasuk komponen eskpor.
Menurutnya, ekspor kerajinan cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun lalu, lanjutnya, terjadi peningkatan ekspor kerajinan sebesar 4,06 persen dari US$ 447 juta mejadi sekitar US$ 465,1 juta. Nilai tersebut belum termasuk produk kerajinan yang dibawa langsung oleh wisatawan mancanegara.
Presiden menilai potensi untuk meningkatkan ekspor kerajinan masih sangat besar karena ada kesenjangan antara upaya yang saat ini dilakukan dengan potensi pasar dan pendapatan di dalam dan luar negeri. Karena itu Presiden meminta pengrajin untuk terus meningkatkan kreativitas dan kualitas produknya.
Presiden juga meminta pengrajin untuk membuat dan mendaftarkan merek untuk produk yang dihasilkan. "Merek sangat penting untuk tingkatkan daya saing di dunia internasional," ujarnya.
oktamandjaya wiguna





