Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Trading House untuk Kawasan Teluk Segera Dibuka
Senin, 01 Mei 2006 | 20:35 WIB

TEMPO Interaktif, Doha:Indonesia dan Qatar sepakat untuk membentuk trading house. Trading house tersebut tidak hanya untuk memasarkan produk Indonesia ke Qatar, tetapi juga ke Negara-negara Teluk lainnya. Demikian hasil pertemuan Kadin Indonesia dan Kadin Qatar di Doha, sore waktu setempat.

Menurut Ketua Kadin Indonesia, MS Hidayat, untuk tahap pertama produk yang akan dipasarkan adalah alat-alat telekomunikasi, produk elektronika, plywood dan lainnya.

"Saya yakin produk Indonesia mampu menembus produk Cina yang menguasai pasar di Negara Teluk," kata MS Hidayat.

Keyakinan itu, kata Hidayat, karena produk Indonesia walau sedikit lebih mahal tetapi mutunya lebih baik dari Cina.

Dalam pertemuan itu dicapai kesepakatan dalam satu minggu sejak pertemuan hari ini, semua daftar jenis barang yang berpotensi akan dikirim ke Kadin Qatar.

Dalam dua minggu ke depan, Kadin Indonesia dan Departemen Perdagangan RI akan mengirim utusan khusus untuk pembentukan trading house tersebut.

Toriq Hadad

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramalan Bank Dunia dan George Soros  | 08 Desember 1998
Amartya Sen  | 20 Oktober 1998
Kartu Domino Reformasi  | 09 Maret 1999
Dari Rezim Militer ke Pemerintahan 'Sipil'?  | 09 Maret 1999
Harimau Euro  | 05 Januari 1999
Bisnis Sepekan | 18 Oktober 2004
1999: Tahun Ketidakpastian  | 05 Januari 1999
Cina: Menghindari Krisis Masa Depan  | 21 Juni 2004
IMF Gagal Lagi  | 20 Oktober 2003
ASEAN, Tujuh Belas Tahun dari Sekarang  | 13 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Soros: Amerika Serikat Alami Resesi Tahun Depan
Ekonomi Indonesia Paling Nyungsep
Indonesia Tolak Ratifikasi Konvensi Tembakau
Hasil Negosiasi NAMA Untungkan Negara Berkembang
Dalam WTO Produk Khusus Tak Dapat Dinegosiasi
Bank Asing Yakin Ekonomi Indonesia Segera Pulih
Nasabah Reksadana Turun 20 Persen
Emir Moeis : Jangan Salahkan Menteri-menterinya Dong
Pertemuan Menteri se Asia Pasifik Bahas Strategi Cegah Kemiskinan
Indonesia Meluaskan Produk FTA China-ASEAN
> selengkapnya...

Referensi

UU RI No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek

Website

Departemen Keuangan
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk76898 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2006>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data