|
Ekonomi dan Bisnis
Laba Semen Gresik Melonjak
Jum'at, 05 Mei 2006 | 00:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Laba bersih PT Semen Gresik Tbk. kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 287,27 miliar, naik 149 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 115,41 miliar.
Menurut Direktur Keuangan Semen Gresik Cholil Hasan, peningkatan laba didorong kenaikan penjualan yang melebihi kenaikan biaya produksi. "Penjualan naik 24 persen, sedangkan biaya produksi hanya naik 23 persen," kata dia melalui telepon, Jumat (5/5).
Penjualan perseroan tercatat sebesar Rp 1,945 triliun, meningkat signifikan dibandingakn dengan periode yang sama tahun lalu Rp 1,452 triliun. Laba usaha meningkat dari Rp 197,7 miliar menjadi Rp 400,8 miliar.
Peningkatan pendapatan, kata Cholil, merupakan hasil dari efisiensi perseroan mengantisipasi peningkatan biaya energi. Efisiensi antara lain dilakukan dengan penggunaan bahan bakar batubara untuk produksi semen. Distribusi juga dioptimalkan melalui pengaturan daerah pemasaran ketiga pabrik miliknya.
Mengenai apakah ada perubahan manajemen setelah Grup Rajawali membeli saham Semen Gresik milik Cemex SA de CV, Cholil mengatakan, "Itu setelah perjanjian jual beli antara Cemex dan Rajawali ditandatangani, ujarnya.
IBNU RUSYDI
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Konferensi pers PT Semen Gresik menjelaskan tentang spin off/ pemisahan diri perusahaan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa dari PT Semen Gresik, Jakarta, 2001 [TEMPO/ Bodi CH; K1A/215/2001; 20010510].](/hg/photostock/2004/12/27/s_K1a21505_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama (Dirut) PT Semen Gresik, Satriyo (kiri) dan kuasa hukumnya Todung Mulya Lubis (tengah) dalam jumpa pers usai RUPSLB PT Semen Padang di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin, 12/05/2003. Meski diwarnai aksi walk out dari komisaris dan direksi lama PT Semen Padang, menurut Satriyo, RUPSLB sah demi hukum karena menggunakan keputusan kasasi MA yang membolehkan Semen Gresik sebagai pemegang saham utama atau 99,99 persen saham Semen Padang untuk melakukan RUPSLB. RUPSLB memutuskan Direktur Utama Dwi Sutjipto menggantikan Ikhdar Nizar, Komisaris Utama Ismed Yuzairi yang merupakan Mantan Pangdam Bukit Barisan menggantikan Saafroedin Bahar.
[TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030512].](/hg/photostock/2004/12/17/s_TS03051212_high_thumb.jpg) |
| Konferensi Pers PT Semen Gresik
|
|
| Satriyo dan Todung Mulya Lubis
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|