Target Ekspor Makanan US$ 375 juta
Rabu, 10 Mei 2006 | 00:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Target Ekspor produk makanan dan minuman industri kecil dan menengah mencapai US$ 375 juta pada 2006. Angka ini naik 25 persen dari tahun lalu yang mencapai US$ 300 juta. Menurut Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian, Sakri Widhiyanto, pemerintah tak bisa mentargetkan pasar ekspor lebih dari 25 persen karena berbagai hal.
“Diantaranya kenaikan BBM yang menyebabkan biaya produksi juga naik,” katanya kemarin seusai membuka Pameran Industri Kecil dan Menengah Produk Pangan dan Minuman di Jakarta. Beberapa produk unggulan untuk pasar ekspor antara lain ikan asap, minyak kelapa, permen, makanan ternak, dan biji jambu mente.
Nilai ekspor beberapa produk tersebut pada tahun 2005 yaitu Ikan asap sebesar US$ 9,5 juta, minyak kelapa sebesar US$ 84,7 juta, biji jambu mente sebesar US$ 28,9 juta, permen sebesar US$ 14 juta, dan makanan ternak sebesar US$ 28,8 juta. Negera tujuan ekspor terbesar yaitu Jepang, Hongkong, Cina, dan Malaysia.
Meski terjadi peningkatan target ekspor, namun pasar produk makanan dan minuman masih sebagian besar berada di dalam negeri. Produk industri kecil inipun harus bersaing dengan produk sejenis dari luar negeri dan berbagai kesulitan persyaratan yang diberikan pasar modern kepada produk industri kecil dan menengah untuk masuk ke pasar modern.
Maruli Ferdinand





