Investasi Obligasi Masih Menguntungkan

Rabu, 17 Mei 2006 | 14:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Investasi obligasi, terutama obligasi pemerintah atau yang lebih dikenal dengan Surat Utang Negara (SUN) untuk tahun ini masih menguntungkan.

Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat mengungkapkan, penurunan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) akan memacu penurunan bunga deposito lebih cepat. “Dalam kondisi depresi ekonomi, investor lebih melirik obligasi pemerintah karena lebih aman dan memberikan capital gain akibat penurunan bunga,” paparnya di Jakarta hari ini.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan SUN Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan, investasi SUN akan semakin menguntungkan jika memiliki jangka waktu yang lebih panjang. "Kiat investasi SUN adalah jangan mudah terpancing dengan reaksi-reaksi pasar dalam jangka pendek," paparnya.

Menurut dia, SUN dimasa yang akan datang akan memiliki prospek semakin bagus. Hal ini ditandai dengan semakin likuidnya pasar untuk SUN, volume dan frekuensi transaksi yang semakin meningkat, serta premi risiko yang cenderung semakin rendah.

Tren di pasar juga menunjukkan terjadinya pergeseran likuiditas pada obligasi seri-seri berjangka pendek ke jangka panjang. Kepercayaan investor asing terhadap SUN pun terus bertambah. Kepemilikan asing terhadap SUN meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir menjadi 12,33 persen pada April 2006 dari hanya 0,48 persen pada Desember 2002.
 
SOFIAN

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: