Harga Minyak Penyebab Melemahnya Pertumbuhan Ekonomi

Jum'at, 19 Mei 2006 | 19:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menilai, melemahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama disebabkan tingginya harga minyak dunia dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Kenaikan harga BBM dan kebijakan uang ketat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini," ujar Milan Zavadjil, Asisten Direktur IMF untuk kawasan Asia Pasifik, Jumat (19/5). Dia mengatakan, kebijakan Bank Indonesia untuk menekan laju inflasi untuk menahan dampak kenaikan BBM berjalan baik.

Menurut Milan, target Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat inflasi bulanan dan target inflasi akhir tahun antara 7-9 persen tercapai jika melaksanakan kebijakan sesuai direncanakan. "Saat ini inflasi bulanan trennya turun dan itu baik," katanya.

Dia menambahkan, jika Bank Indonesia ingin menurunkan suku bunganya harus melihat keadaan pasar global. "Mungkin Bank Indonesia bisa menurunkannya saat ini, tetapi keadaan pasar global juga harus dipertimbangkan," ujarnya.

Sedangkan Direktur IMF untuk Indonesia Stephen Schwartz mengatakan, beberapa bank sentral di dunia akan menaikan suku bunganya dalam waktu dekat. Menurut dia, berdasarkan perkiraan IMF pertumbuhan Indonesia 2006 sebesar 5,2 persen.

Schwartz menjelaskan, pemerintah Indonesia harus segera melaksanakan program-program jangka pendek yang sudah dibuat. "Kami menginginkan agar pemerintah segera melakukan implementasi terhadap kebijakan-kebijakannya, karena akan membantu pertumbuhan," katanya.

YUDHA SETIAWAN






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: