BKPM: Pertumbuhan 6,2 Persen Butuh Investasi Rp 918 Triliun

Senin, 22 Mei 2006 | 16:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal M. Luthfi menuturkan, pertumbuhan ekonomi 6,2 persen produk domestik bruto membutuhkan investasi Rp 918 triliun. Menurut dia, dari kebutuhan dana itu, sebanyak Rp 116 triliun berasal dari anggaran pemerintah. Sebesar Rp 82 triliun di antaranya merupakan anggaran untuk pembangunan. "Sisanya kami mengharapkan dari swasta," kata Luthfi di Jakarta, Senin (22/5).

Tahun lalu, dengan pertumbuhan 5,5-5,7 persen, investasi yang terserap Rp 748 triliun. Tahun ini, kata Luthfi, pemerintah mengharapkan investasi asing semakin bergairah. Itu sebabnya, pemerintah terus mengupayakan iklim investasi yang nyaman.

Yang lebih penting lagi, kata Luthfi, pemerintah perlu memberikan insentif baik fiskal maupun nonfiskal kepada sektor usaha supaya bisa kompetitif dihadapkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Vietnam dan Singapura.

Pemerintah, tutur dia lebih lanjut, meminta kalangan perbankan mendukung sektor riil dengan melakukan ekspansi kredit. "Kami mengharapkan ada koefisien seimbang dari perbankan kepada investor," kata dia.

Luthfi memproyeksikan pertumbuhan investasi 2006 sebesar 15,2 persen terhadap 2005.

AGUS SUPRIYANTO






Komentar Anda

Kirim