Sektor Riil Mulai Bangkit pada Juli

Senin, 22 Mei 2006 | 21:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memperkirakan sektor riil mulai bergerak pada awal semester kedua tahun ini, yaitu pada Juli.

“Pemerintah secara resmi baru melihat pertumbuhan ekonomi di awal semester dua,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Luthfi, Senin (22/5).

Ia menyatakan, dari kondisi makro ekonomi yang ada saat ini, ekonomi Indonesia sedang tumbuh. “Cuma tumbuhnya seberapa besar sehingga dapat menciptakan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan ekonomi ketat yang ditandai dengan suku bunga tinggi saat ini, tidak hanya berlaku di Indonesia. “The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) juga sudah menaikkan suku bunganya hingga 12 kali.”

Pada pandangannya, dalam menggerakkan sektor riil, yang paling penting adalah suku bunga yang stabil. “Sehingga pedagang dan eksportir punya prediksi yang lebih kuat ke depan.”

Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan optimistis pertumbuhan ekonomi dapat dicapai. Pemerintah pun terlihat telah menunjukkan komitmennya dalam reformasi ekonomi. “Terlihat dari iklim investasi dan paket infrastruktur yang ditawarkan,” jelasnya. RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: