Tuntutan Pembubaran CGI Menguat
Selasa, 06 Juni 2006 | 06:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tuntutan pembubaran Consultative Group on Indonesia (CGI) semakin menguat seiring dengan mendekatnya jadwal sidang yang direncanakan akan berlangsung bulan ini. Setelah mengalami beberapa kali pengunduran jadwal, akhirnya ditetapkan CGI akan bersidang pada tanggal 14 Juni yang akan datang.
“Bubarkan saja CGI, kita tiak perlu lagi ngutang”, kata Kepala Pusat Studi Ekonomi Pancasila Universitas Gajah Mada, Revrisond Baswir di Jakarta hari ini (5/6).
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kwik Kian Gie mengatakan, "utang naik, tapi masyarakat bawah masih tetap miskin. Tidak ada pengaruhnya utang atau tidak utang.”
Ia juga yakin bahwa jika Indonesia berhenti utang yang menderita hanya orang kaya. Menurut Kwik, hakikat utang adalah ditanamkan sedemikian rupa. sehingga dapat dibayar dari nilai tambah atau value added yang diciptakan dari utang itu. Akan tetapi utang pemerintah Indonesia hanya dapat dibayar dengan membuat utang baru dan menjual aset negara.
Koordinator Nasional Koalisi Anti Utang, Kusfiardi mengatakan hal serupa. “Kita tidak perlu menambah utang baru, utang lama masih tak terpakai”, ungkapnya. Beberapa waktu lalu, Koalisi Mahasiswa Anti Utang juga menolak tegas sidang CGI yang akan berlangsung bulan Juni."Sidang CGI tidak layak untuk dilanjutkan karena tidak memberikan kemajuan yang signifikan terhadap ekonomi kita."
SOFIAN





