Realisasi Kredit Rumah Sederhana Masih Rendah
Kamis, 08 Juni 2006 | 00:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Realisasi kredit pemilikan rumah (KPR) sederhana sehat tahun ini masih rendah. Dari target 250 ribu unit rumah tahun ini, hingga akhir Mei lalu baru 13,8 persen atau sekitar 34.591 unit yang telah mendapat kucuran kredit. Perinciannya, realisai KPR bersubsidi 31.201 unit, KPR syariah bersubsidi 42 unit, dan KPR non subsidi 3.348 unit.
Deputi bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat, Ismail Saleh, mengatakan, banyak kendala untuk merealisasikan pembangunan rumah sederhana sehat (RSH) untuk masyarakat berpendapatan rendah itu. "Diantaranya adalah ketidaklengkapan persyaratan administrasi dari para debitur sehingga menjadi kendala bagi kecepatan dan kelancaran pencairan dana subsidi," kata dia hari ini.
Masalah lainnya, kata Ismail, terjadi keterlambatan penyelesaian berita acara akibat pejabat penandatangan tengah melakukan tugas luar. Dalam hal ini, sekretariat tim verifikasi selalu mengawal dan memonitor setiap proses penyelesaian berita acara. Khusus Bank Pembangunan Daerah di luar Jakarta, penyelesaian berita acara normalnya bisa diselesaikan dalam waktu seminggu.
DANTO





