Melemahnya Rupiah Tak Perlu Dikhawatirkan
Jum'at, 09 Juni 2006 | 14:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aslim Tadjudin, mengatakan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika tidak perlu dikhawatirkan karena hal ini sejalan dengan mata uang secara global. Dolar menguat terhadap semua mata uang.
“Namun bila mata uang Yen Jepang dan Euro Eropa melemah secara regional, mata uang kita akan ikut di situ," kata Aslim di Jakarta hari ini. Melemahnya nilai tukar Rupiah juga disebabkan adanya investor hedge fund yang melihat adanya perkiraan naiknya suku bunga The Fed Amerika menjadi 5,25 persen pada akhir Juni.
"Mereka melihat short term deposit di Amerika lebih menguntungkan sehingga mereka memindahkan dananya ke situ," kata Aslim. Namun penguatan Dolar tidak akan bertahan lama. Sebab, kondisi perekonomian Amerika saat ini melambat sehingga akan berdampak kepada emerging market.
SURYANI IKA SARI





