Kalla : Pembangunan Rumah Lambat

Jum'at, 16 Juni 2006 | 14:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah sangat lambat. Ia memanggil khusus Kementerian Perumahan Rakyat, Bank Tabungan Negara (BTN), Bappenas, dan Departemen Pekerjaan Umum membahas soal ini.

Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Ashari mengatakan, Wakil Presiden minta pembangunan itu dipercepat. Beberapa kendala untuk mempercepat pembangunan itu antara lain adalah sulitnya pengadaan tanah dan ketersediaan dana.

"Begitu tahu tanahnya akan dipakai untuk perumahan, pemilik tanah langsung menaikkan harga tanah," kata dia di Jakarta, hari ini. Karena itu, pemerintah akan mengubah strategi penyediaan tanah, yaitu membebaskan lahan terlebihdahulu baru kemudian membuat tata ruang.

Sedangkan untuk penyediaan dana, BTN sudah ditugaskan mengkoordinir lembaga-lembaga pemerintah untuk menyalurkan dananya. Soalnya dana dari BTN terbatas karena target pembangunan rumah yang dibiayainya terus naik dari tahun ke tahun.

BAGJA HIDAYAT

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: