Kemampuan Garuda Bayar Utang Rendah
Selasa, 20 Juni 2006 | 16:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Garuda Indonesia menyatakan hanya mampu membayar 37 persen kewajiban utang kepada kreditor setiap tahunnya yang mencapai US$ 110 juta. “Kami hanya mampu membayar US$ 30 juta,” ujar Komisaris Garuda Aries Mufti kepada wartawan di Jakarta hari ini.
Menurut dia, rendah kemampuan membayar utang itu karena kinerja Garuda yang tak kunjung membaik. Sepanjang 2005, perusahaan penerbangan pelat merah ini mencatat
kerugian sebesar Rp 688 miliar, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 811 miliar.
"Penurunan rugi itu belum bisa menolong. Garuda harus terus diperbaiki," katanya. Dia menambahkan, dari audit laporan keuangan, pendapatan usaha Garuda tahun lalu yang mencapai Rp 11,538 triliun dengan beban usaha Rp 12,4 trilliun.
Anton Aprianto





