Petrokimia Gresik Terancam Tak Beroperasi
Selasa, 20 Juni 2006 | 17:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik terancam tidak beroperasi mulai oktober nanti. Pasalnya, gas dari sumur Kangean, Jawa Timur hanya mampu memasok hingga bulan itu.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Arifin Tasrif, mengatakan terganggunya pasokan gas itu kemungkinan akan melumpuhkan pabrik Urea berkapasitas 400 ribu ton. “Sebagian pabrik ZA dan NPK juga terancam terganggu,“ kata Arifin, hari ini.
Data Departemen Perindustrian menunjukkan, Petrokimia memiliki pabrik Urea dengan kapasitas produksi 462 ribu ton per tahun. Sedangkan kapasitas produksi ZA 600 ribu ton, SP-36 sebesar 900 ribu, dan NPK 300 ribu ton per tahun.
Petrokimia, kata Arifin, telah meminta bantuan BP Migas untuk mengusahakan kekurangan gas itu. Kemungkinan besar gas tersebut masih akan diambil dari sumur gas di daerah Jawa Timur. Namun biaya dari sumur gas baru itu kemungkinan lebih mahal.
ewo raswa





