|
Indonesia-Singapura Teken Pengembangan Batam dan Sekitarnya
Minggu, 25 Juni 2006 | 19:25 WIB
TEMPO Interaktif, Batam:Pemerintah Indonesia dan Singapura hari ini menandatangani kerangka kerja sama bidang ekonomi terkait rencana pengembangan zona ekonomi khusus di Batam, Bintan dan Karimun di Nongsa Point Marina, Batam.
Pemerintah Indonesia diwakili Menko Perekonomian, Boediono, dan Pemerintah Singapura diwakili Menteri Perdagangan dan Perindustrian, Lim Hing Kiang. Kedua pemimpin negara sepakat menjadikan Batam, Bintan dan Karimun pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
“Pemerintah akan pangkas biaya yang dianggap menghambat investasi,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyo usai penandatanganan kesepakatan tersebut. Menurut Presiden, kerangka kerja sama itu adalah salah satu strategi Indonesia mendorong investasi dan meningkatkan daya saing internasional.
Presiden meyakini dengan ditandatanganinya kerangka kerja sama itu akan menguntungkan Indonesia. Sebab, selama ini jasa perminyakan seperti pipa, casing dan perekayasaan drilling rig 80 persen berada di Batam.
Sementara itu, Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, yakin dalam waktu tiga bulan sejak penandatanganan itu, Batam, Bintan dan Karimun akan tumbuh dan berkembang.
Rumbadi Dalle
INDEKS BERITA LAINNYA :
|