Indonesia-Singapura Bentuk Komite Bersama
Sabtu, 08 Juli 2006 | 06:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah Indonesia dan Singapura akan membentuk komite bersama (joint steering committee) dalam mengelola daerah Batam, Bintan, dan Karimun sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia.
"Rencananya pertengahan bulan ini kami akan bertemu dengan pemerintah Singapura membahas pembentukan komite itu," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Boediono di Jakarta kemarin.
Boediono menjelaskan komite tersebut akan menjadi lembaga ad hoc yang akan menentukan kontribusi masing-masing pemerintah untuk meningkatkan investasi di tiga kawasan ekonomi khusus tersebut. Kendati demikian, dia mengatakan, konsep pembentuk komite juga terbuka dilakukan Indonesia dengan negara-negara lain.
"Kami tetap terbuka untuk bekerja sama dengan negara mana pun di kawasan itu, termasuk di daerah-daerah lain di Indonesia," katanya.
Seperti diberitakan, dalam upaya meningkatkan investasi dan pengembangan wilayah, pemerintah menetapkan Batam, Bintan, dan Karimun sebagai zona ekonomi khusus (special economic zone) dengan menggandeng Singapura.
Nota kesepahaman pembentukan zona itu telah ditandatangani oleh Boediono dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Lim Hing Kiang pada 25 Juni lalu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Singapura Lee Hian Long turut hadir dalam acara tersebut.
PRAMONO





