Direktur Utama Jamsostek Dituntut Mundur

Senin, 10 Juli 2006 | 21:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Serikat Pekerja PT Jamsostek (persero), kemarin, menuntut mundur Direktur Utama Jamsostek Iwan P. Pontjowinoto. Ketua Serikat Pekerja Jamsostek, Abdul Latief Algaff, mengatakan kepemimpinan Iwan dinilai rendah tingkat akseptabilitasnya di mata karyawan.

"Iwan sering memaki dan mengintimidasi. Seharusnya direktur utama memotivasi," kata Latief, Senin (10/7). Iklim kerja di Jamsostek tidak kondusif lagi. Jika tuntutan mundur ini tidak dipenuhi, seluruh karyawan Jamsostek sepakat mogok kerja nasional.

"Kemarin kami mengirimkan surat mosi tidak percaya itu dan tuntutan pergantiannya kepada Presiden dan Wakil Presiden, Menteri Negara BUMN, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Ketua DPR RI," ujarnya.

Aksi ini juga dihadiri 4 dari 6 jajaran direktur perseroan. Mereka adalah Direktur Umum dan SDM Andi Ahmad, Direktur Keuangan BM Tri Lestari, Direktur Operasi dan Pelayanan Tjarda Muchtar, dan Direktur Investasi Iskandar Z. Rangkuti.

Menurut Andi Ahmad, mereka mendukung serikat pekerja, tapi mereka juga meminta agar aspirasi ini sebaiknya disampaikan secara persuasif. "Jangan sampai terjadi tindakan anarkis. Kami harus mengutamakan kepentingan institusi dan jangan sampai merusak lembaga."

Diminta komentarnya, Iwan Pontjo, mengaku tidak terganggu dengan tuntutan itu. Bahkan, sejak pagi hingga sore kemarin, dirinya menjalankan aktivitas di Jamsostek seperti biasa, tanpa ada gangguan. "Bahkan pada pukul 13.30 kemarin, saya melakukan rapat dengan jajaran komisaris."

Marlina M Siahaan, syakur usman

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: