Kesadaran Pelaku Industri Atas Hak Intelektual Rendah

Selasa, 11 Juli 2006 | 20:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, menilai kesadaran pelaku industri, terutama industri kecil dan menengah terhadap pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dinilai masih rendah.

"Kendala admisnistratif dan ketidaktahuan manfaat perlindungan HAKI menjadi faktor utama rendahnya kesadaran itu," kata Fahmi di Jakarta, hari ini.

Ia merujuk sentra industri kulit Tanggulangin, Jawa Timur, yang terancam ditutup akibat gugatan pemalsuan merk oleh salah satu pemilik produk terkenal.

Kasus itu, kata dia, membuktikan bahwa industri kecil dan menengah sangat rentan dan membutuhkan perhatian pemerintah. "Padahal pengembangan industri kecil dan menengah ke depan akan diarahkan pada Industri berbasis kekayaan intelektual," kata Fahmi.

Untuk meningkatkan kesadaran atas hak kekayaan intelektual, kata Fahmi, Departemen Perindustrian bekerja sama dengan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia akan memberikan fasilitas dan kemudahan pengurusan paten/merek.

FERY FIRMANSYAH

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: