Maskapai Diminta Transparan Soal Jenis Pesawat
Kamis, 13 Juli 2006 | 06:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta maskapai nasional mencantumkan jenis pesawat yang digunakan untuk mengangkut penumpang. Ini penting supaya konsumen mengetahui besarnya risiko terbang dengan jenis pesawat tertentu.
"Ini juga penting agar konsumen bisa membuat pilihan," kata Koordinator Advokasi Jasa Penerbangan YLKI Karunia Asih Rahayu kepada Tempo kemarin. Selama ini konsumen baru tahu jenis pesawat yang ditumpangi saat terbang.
Permintaan ini terkait dengan maraknya kecelakaan atau kerusakan pesawat saat tinggal landas baru-baru ini, terutama jenis Boeing 737-200. Data Komite Nasional Kecelakaan Transportasi menyebutkan, periode 2005/2006 ini, Boeing 737-200 mengalami kecelakaan sebanyak sembilan kali.
Dari jumlah itu, ada enam kecelakaan kategori sedang atau serious incident dan dua kali kecelakaan berat atau accident. Jenis pesawat lainnya MD-82 pernah mengalami enam kali kecelakaan.
Di Indonesia, jenis pesawat Boeing 737-200 masih banyak digunakan, yakni 51 pesawat dan umurnya rata-rata di atas 25 tahun. PT Merpati Nusantara Airlines misalnya memiliki 7 pesawat jenis ini, Batavia Air 16, Mandala Air 5, Adam Air 5 pesawat, Sriwijaya Air 15, Express Air 2 pesawat, dan Kartika Airlines 1 pesawat.
Anton Aprianto
Topik :






Komentar Anda :