|
Pertamina Tagih Subsidi BBM
Jum'at, 14 Juli 2006 | 04:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Pertamina (Persero) mengeluhkan pemerintah yang belum membayarkan dana subsidi bahan bakar minyak untuk Januari hingga Juni 2006. "Belum dibayarkan sama sekali untuk 2006," kata Wakil Direktur Pertamina Iin Arifin Takhyan di Jakarta, Kamis (13/7).
Hingga akhir tahun ini, pemerintah menganggarkan Rp 54,3 triliun untuk biaya subsidi 59-61 juta kiloliter BBM. Biaya subsidi seharusnya dibayarkan setiap bulan. Meskipun terjadi penurunan volume konsumsi, harga minyak terus menanjak. Sehingga ongkos subsidi diperhitungkan membengkak. "Diperkirakan membengkak menjadi Rp 62 triliun," kata Iin.
Menurutnya, dana subsidi belum dibayar karena masih menunggu surat perhitungan margin distribusi. Perhitungan dari Pertamina itu terlambat karena keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mengenai harga patokan Pertamina baru saja keluar.
AGUS SUPRIYANTO
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|