Dana Bencana APBN 2006 Menipis
Rabu, 19 Juli 2006 | 05:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dana alokasi penanggulangan bencana yang ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2006 semakin menipis. Menurutnya, dana bencana yang tersisa tidak mencapai Rp 100 miliar.
“Ada tinggal beberapa puluh miliar, tidak sampai Rp 100 miliar,“ kata Sri tanpa merinci angka pastinya di Departemen Keuangan Jakarta, kemarin. Dalam APBN 2006 alokasi dana bencana mencapai Rp 500 miliar.
Semakin menipisnya dana bencana itu, lanjut dia, membuat pemerintah berencana menggunakan dana talangan terkait dengan adanya gempa dan gelombang tsunami yang terjadi di Pangandaran Jawa Barat dan beberapa wilayah Jawa Tengah Senin kemarin.
“Kalau untuk yang sekarang (gempa dan tsunami Jawa barat dan Jawa Tengah) pemerintah akan mencairkan dulu dengan dana talangan. Kami tidak menunggu, “jelasnya. Namun berapa dana talangan yang akan digunakan, Sri tidak merincinya. “Besarnya belum, nanti masih ada rakor (rapat koordinasi),“ ujarnya.
Terkait usulan pemerintah untuk menambah dana bencana melalui APBN-P 2006, Sri menyatakan sudah ada indikasi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menyetujuinya. “Nanti kami lihat alokasi per daerah uang sebetulnya perlu dialokasikan untuk 2005. Masih ada daerah yang belum mendapatkan,“ katanya.
Rencananya pemerintah akan menambah dana bencana sebesar Rp 500 miliar dalam APBN-P, sehingga alokasi dana bencana menjadi Rp 1 triliun. “Jumlahnya kalau bisa menambah cukup signifikan bisa menutup kebutuhan yang ada sekarang,“ ucapnya.
Suryani Ika Sari





