Kerusakan Infrastruktur Relatif Kecil
Kamis, 20 Juli 2006 | 02:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bencana gempa dan tsunami di sepanjang pantai selatan Jawa, Senin (17/7), tidak mengakibatkan kerusakan berat atas infrastruktur terkait bidang pekerjaan umum.
“Diperkirakan relatif kecil, tidak terlalu signifikan,” kata Sekretaris Jenderal Departemen Pekerjaan Umum Roestam Sjarief, di Jakarta, kemarin.
Nilai kerusakan infrastruktur belum dapat dipastikan karena masih menunggu pendataan akhir. “Sementara belum ada tambahan informasi, atau mungkin sudah tidak ada lagi,” ujarnya.
Berdasarkan catatan sementara Departemen Pekerjaan Umum, Roestam menjelaskan, kerusakan infrastruktur terutama menimpa bangunan pengaman pantai. Rinciannya, 90 persen bangunan pengaman pantai di timur Pangandaran sepanjang 1.500 meter rusak setelah dihantam gelombang, bangunan serupa di Bojong Salawe tahap I di Parigi-Ciamis mengalami kerusakan berupa timbunan batu longsor 30 meter serta 4 buah gorong-gorong sepanjang 4 meter. Adapun bangunan pengaman pantai Bojong Salawe tahap II yang masih dalam tahap pembuatan sampai 40 persen rusak seluruhnya.
Selain itu, lanjut Roestam, bangunan nonpermanen di sepanjang bibir pantai Pangandaran hancur, ratusan rumah warga rusak, beberapa hotel di Pangandaran rusak, dan jalan kabupaten di Pananjung Pangandaran Barat sementara tidak dapat dilalui karena tertutup puing-puing.
Kerusakan terparah di Jawa Barat, kata Roestam, terjadi di kecamatan Cipatujah dan Kecamatan Cikalong, Tasikmalaya.
Harun Mahbub
Topik :




Komentar Anda :