Prosedur Pengambilan Bantuan Bencana Gempa Berbelit-Belit

Kamis, 20 Juli 2006 | 06:39 WIB

TEMPO Interaktif, Pangandaran: Beberapa pengungsi gempa Pangandaran mengeluhkan prosedur pengambilan bantuan yang berbelit-belit. "Prosedurnya berbelit-belit, ada daftar kartu keluarga, dan saya juga harus menukar kartu yang sudah distempel," ujar salah satu pengungsi di Posko SMP 2 di Perbukitan Cikulu, Ujang Suparman, 32 tahun, Rabu (19/7).

Di Cikulu, prosedur pemberian bantuan ini dioperasikan oleh pengurus posko yang ada di lokasi pengungsian. Mekanisme pendistribusian barang bantuan memang ada di tangan posko yang ada di tiap-tiap kecamatan. Ada enam kecamatan di Kabupaten Ciamis, yaitu kecamatan Parigi, Cijulang, Sidamulih, Cimerak, Pangandaran, dan Kalipucang.

Sementara itu, korban tsunami makin bertambah. Hingga sore kemarin, data posko pengendalian menunjukkan jumlah korban meninggal mencapai 409 jiwa di tiga kabupaten. Di kabupaten Ciamis 350 orang meninggal, 192 orang luka berat, 341 orang luka ringan, dan 130 orang hilang.

Di kabupaten Tasikmalaya, 58 orang meninggal, 31 orang luka berat, 53 orang luka ringan, 7 orang hilang. Jumlah rumah yang rusak di kabupaten Tasikmalaya mencapai 203 rumah. Sedangkan di kabupaten Garut satu orang meninggal dunia, dua orang luka-luka, dan empat rumah rusak.

Fanny Febiana

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :