Kerugian Fasilitas Perikanan Rp 51,7 Miliar

Jum'at, 21 Juli 2006 | 02:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kerugian fasilitas perikanan akibat bencana gempa dan tsunami yang melanda pesisir selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah mencapai Rp 51,7 miliar.

Berdasarkan data yang diperoleh Tempo dari Departemen Kelautan dan Perikanan, wilayah Jawa Barat mengalami kerugian sebesar Rp 47,1 miliar, sedangkan Jawa Tengah mencapai Rp 4,6 miliar.

Untuk wilayah Jawa Barat kerugian terbesar dialami Kabupaten Ciamis yang mencapai Rp 41,8 miliar. Di kabupaten itu, tsunami meluluhlantakkan sekitar 1.780 kapal nelayan, 326 mesin motor, 25.990 alat tangkap, 7 Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sebuah Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI). Sedangkan untuk sarana budi daya perikanan di kabupaten itu sekitar 35 unit hatchery dan tambak rusak.

Di kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kerugian sekitar Rp 4,6 miliar. Sekitar 384 unit perahu rusak, 6 di antaranya hancur, 6 rusak berat, 94 rusak sedang, dan 284 rusak ringan. Selain itu tsunami juga merusakkan dua buah TPI, sebuah posko nelayan, dan 37 alat tangkap jaring rusak.

Selain itu, bencana tersebut juga menelan korban jiwa nelayan. Di Jawa Barat dilaporkan 182 orang nelayan meninggal, 137 luka-luka, 14 hilang. Sedangkan di Cilacap, satu orang nelayan meninggal dan 22 lainnya hilang.

Andri Setyawan






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: