Pemadaman Bergilir Karena Konsumsi Listrik Melonjak
Senin, 24 Juli 2006 | 20:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemadaman listrik hari ini akibat pemakaian listrik saat ini melonjak 30 persen. Akibatnya persediaan solar di Pembangkit Listrik Tenaga gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar milik PT PLN (Persero) lebih cepat habis. Lonjakan itu karena kenaikan harga minyak sehingga konsumsi listrik meningkat.
Pejabat Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN, Djuanda Nugraha Ibrahim, mengatakan musim kemarau panjang juga mendorong permintaan listrik. Konsumen rumah tangga dan industri umumnya memakai mesin pendingin ruangan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya.
Akibatnya, kata Djuanda, PLTGU Muara Tawar yang pada kondisi normal dioperasikan hanya malam hari yakni pada masa beban puncak, saat ini terpaksa beroperasi siang hari. “Sehingga konsumsi BBM khususnya solar yang dibakar untuk pembangkit menjadi lebih banyak,” katanya.
Namun, kata Djuanda, tadi pagi pasokan BBM untuk Muara Tawar sudah masuk 34 ribu kilo liter sehingga mulai nanti sore bisa beroperasi. “Tidak ada pemadaman lagi besok,” kata dia, hari ini. Ke depan, PLTGU Muara Tawar sudah bisa memperoleh pasokan gas pada trwulan ketiga 2007.
muhamad fasabeni





