Indonesia Timur Belum Siap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Rabu, 26 Juli 2006 | 18:10 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar:
Ekonom Universitas Indonesia, Ninasapti Triaswati, menilai kawasan Timur Indonesia belum siap menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia. "Yang paling siap adalah Makassar. Tapi jika dibandingkan dengan Batam, Makassar lebih tidak siap," katanya kemarin.

Menurut Ninasapti, ketidaksiapan kawasan timur salah satunya disebabkan faktor sumber daya manusia yang masih jauh tertinggal dibandingkan kawasan barat Indonesia. "Contohnya, SDM di Batam lebih bisa cepat menerima perubahan. Tapi di kawasan timur belum bisa secepat itu," ujar dia.

Tingkat kemiskinan di kawasan timur juga lebih besar dari pada kawasan barat. Pada 2002, kemiskinan tertinggi berada di Papua 42 persen, Maluku 35 persen, Gorontalo 32 persen, Nusa Tenggara Timur 31 persen. Sedangkan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Utara 11 persen, Kalimantan Timur 12 persen, dan Sulawesi Selatan 16 persen.

Selain itu, kata Ninasapti, infrastruktur di kawasan timur juga belum siap sepenuhnya. Menurut dia, masih banyak jalan yang belum terbangun di kawasan timur. "Secara fisik, jelas bahwa kawasan timur juga belum siap," ujarnya.

PRAMONO






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: