Belanja Iklan Semester I 2006 Turun

Jum'at, 28 Juli 2006 | 08:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Belanja iklan media elektronik dan cetak pada semester pertama tahun ini mencapai Rp 13,6 triliun. Angka ini turun empat persen dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 14,2 triliun.

Direktur Eksekutif Nielsen Media Research, Ananto Pratikno, mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak naik pada Oktober tahun lalu membuat seluruh perusahaan melakukan efisiensi, termasuk iklan. Belanja iklan juga menurun karena para pengiklan menunggu usainya Piala Dunia Sepak Bola di Jerman.

"Perusahaan yang banyak mengeluarkan dana iklan hanya mereka yang mensponsori penyelenggaraan Piala Dunia," kata Ananto di Jakarta kemarin. Namun besar kemungkinan pada semester kedua nanti belanja iklan akan kembali naik.

Berdasarkan komposisinya, kata dia, televisi tetap meraup belanja iklan terbesar, yaitu Rp 9,2 triliun atau 68 persen dari total belanja iklan sebesar Rp 13,6 triliun. Namun belanja iklan televisi itu menurun 6,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp Rp 9,8 triliun.

Penurunan belanja iklan juga dialami majalah. Pada semester pertama tahun ini hanya meraup belanja iklan Rp 573 miliar atau turun 12,8 persen dari sebelumnya Rp 657 miliar. "Tapi belanja iklan koran justru naik 4,6 persen menjadi Rp 3,8 triliun dari sebelumnya Rp 3,7 triliun," ujarnya.

Eko Nopiansyah

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :