Dana Pinjaman LNG Tangguh Besok Diteken
Senin, 31 Juli 2006 | 18:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Negosiasi untuk pencairan dana proyek gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG), Tangguh, Papua, segera rampung. Pinjaman yang disepakati US$ 2,6 miliar dari Japan Bank International Corporation (JBIC), Asian Development Bank (ADB), dan international commercial bank. Kesepakatan ini akan diteken Selasa (1/8) di Jakarta.
Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Kardaya Warnika mengatakan, total biaya untuk membangun proyek LNG Tangguh dengan kemampuan produksi 7,6 juta ton per tahun dibutuhkan biaya US$ 6,5 miliar. Pembiayaan ini terbagi dua, dari sisi hulu dibiayai BP Tangguh sendiri. Sedangkan sisi hilir, yakni pembangunan kilang senilai US$ 3,5 miliar dibiayai dari pinjaman itu.
Artinya, kata Kardaya, ada kekurangan dana untuk mendanai proyek ini di sisi hilir. Sebab pinjaman yang disetujui baru US$ 2,6 miliar. “Sisanya menunggu negosiasi dengan Fujian (China)” kata dia, hari ini. Pihak lain yang berkomitmen untuk membiayai Tangguh adalah International China Bank of Commerce sekitar US$ 1,2 miliar namun belum final.
muhamad fasabeni
Topik :




Komentar Anda :