43 Kontraktor Lolos Prakualifikasi Crash Program
Senin, 31 Juli 2006 | 22:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 43 kontraktor lolos prakualifikasi tender pembangunan mega proyek crash program pembangkit listrik 10 ribu megawatt.
Nama-nama kontraktor asal Cina mendominasi daftar yang diumumkan PT PLN (Persero) hari ini.
Untuk tender Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 600-700 megawatt, dari 25 perusahaan yang memasukkan dokumen, 19 dinyatakan lolos prakualifikasi. Sedangkan PLTU berkapasitas 300-400 megawatt, dari 34 perusahaan yang memasukkan dokumen, 24 dinyatakan lolos.
PLTU berkapasitas 600-700 megawatt yang ditenderkan adalah PLTU Banten I (Suralaya I), PLTU II Jawa Tengah (Tanjung Jatibaru), PLTU II Jatim (Paiton Baru)
Sedangkan PLTU berkapasitas 300-400 megawatt yang ditenderkan adalah Banten II, Banten III, Jabar I (Indramayu), Jabar II (Pelabuhan Ratu), Jateng I (Rembang), Jatim I (Pacitan), Jatim III (Awar Awar).
"Yang lulus ini format perusahaannya bisa apa saja. Bisa satu perusahaan, konsorsium joint venture atau joint operation," ujar Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yogo Pratomo.
Dia menjelaskan, panitia lelang bersifat independen, tanpa campur tangan instansi manapun. Tim harian tidak berwenang untuk mengubah atau mengintervensi keputusan panitia lelang.
Yogo menambahkan, tidak semua peserta lelang berminat di seluruh lokasi. "Perusahaan asal Cina misalnya, tidak berminat di semua lokas. Panitia juga menetapkan anggota konsorsium tidak boleh di satu lokasi yang sama," katanya.
Pejabat Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Djuanda Nugraha Ibrahim mentargetkan,penandatanganan kontrak dilakukan pada 20 Oktober 2006. Setelah penandatanganan kontrak, konstruksi bisa langsung dimulai dan selesai pada 2009.
RR Ariyani - Tempo




Komentar Anda :