Indonesia Gandeng Investor Korea Bangun HTI
Selasa, 01 Agustus 2006 | 17:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Kehutanan kemarin menandatangani kesepakatan dengan National Forest Cooperation Federation, Samsung dan Pohang Steel and Iron Company (Posco) di Korea Selatan untuk membangun hutan tanaman industri (HTI) di Indonesia.
Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban mengatakan, kerja sama yang dijalin itu sebagai bentuk dari upaya pemerintah untuk tidak akan membatasi investor asing dalam membangun HTI. Bahkan, sejumlah insentif ditawarkan untuk percepatan program pembangunan 8 juta hektare HTI.
Menurut dia, insentif itu antara lain berupa masa konsesi hutan yang mencapai 100 tahun. "Tegakkan hutan juga bisa jadi aset perusahaan untuk memudahkan pinjaman bank, " kata Kaban dalam siaran pers yang diterima Tempo kemarin.
Kaban menargetkan, melalui kerja sama ini dapat dibangun 500 ribu hektare HTI di luar hutan yang sudah dikelola Korindo Group. Sayang, semua keinginan ini masih terganjal revisi Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2002 Tentang Tata Kelola Hutan.
Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan Departemen Kehutanan Hadi Susanto Pasaribu menambahkan, dalam peraturan yang lama tercantum keharusan lelang dalam pemberian lahan. "Ini bisa jadi penghambat," ujarnya.
EWO RASWA





