|
Proyek LNG Tangguh Masih Butuh US$ 900 Juta
Rabu, 02 Agustus 2006 | 00:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kendati telah mendapat pendanaan US$ 2,6 miliar, BP Tangguh ternyata masih memerlukan tambahan dana untuk proyek pembangunan kilang gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Tangguh Papua senilai US$ 900 juta.
Wakil Presiden Direktur Proyek Tangguh BP Indonesia Budiman Parhusip mengatakan rencananya dana tambahan itu akan dipinjam dari konsorsium bank Cina, International China Bank of Commerce. “Dana tambahan ini masih dalam tahap finalisasi dan diharapkan rampung akhir tahun ini,” kata Budiman di Jakarta kemarin.
Proyek Tangguh adalah proyek pengembangan LNG ketiga di Indonesia, setelah Arun di Aceh dan Bontang di Kalimantan Timur. Rencananya proyek yang terletak di Bintuni Papua ini akan beroperasi mulai 2007. Salah satu proyek BP Tangguh yang disepakati 2002 lalu adalah memasok LNG ke Fujian 2,6 juta ton per tahun.
MUHAMAD FASABENI
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|