Muatan Berlebih Merusak Jalan Pantura
Kamis, 03 Agustus 2006 | 20:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kendaraan berat dengan muatan berlebih telah mengakibatkan kerusakan pada sebagian jalan pantai utara Jawa (Pantura). Kerusakan yang terjadi berupa gelombang atau jembul pada musim panas dan lobang pada musim penghujan.
Pimpinan Induk Kegiatan Pembangunan Jalan Jalur Pantura Jawa Purnomo mengatakan kelebihan muatan yang melintas pantura itu 20-200 persen dari berat yang diijinkan. "Bahkan sebagian kontruksi tidak kuat menahan beban itu, " kata Purnomo di Jakarta, hari ini.
Direktur Jalan dan Jembatan Wilayah Barat Departemen Pekerjaan Umum Purnarachman Hadipoernomo mengatakan, kelebihan muatan itu akan memperpendek umur jalan. "Kalau kelebihan bebannya dua kali, daya rusaknya 16 kali," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kerusakan itu berlanjut, ke depan kelebihan beban yang diizinkan akan diperkecil. Saat ini, toleransi kelebihan muatan yang diberikan masih mencapai 90 persen. "Tahun depan, bisa sampai lima persen," kata Purnarachman.
HARUN MAHBUB





