Produsen Mobil Minta Laju Inflasi Lebih Dikendalikan
Senin, 07 Agustus 2006 | 18:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan produsen mobil meminta laju inflasi lebih dapat dikendalikan. Ini lebih penting dibanding penurunan suku bunga patokan (BI Rate). "Penurunan BI Rate 25 basis poin yang kemarin sudah merupakan sinyal positif. Tapi yang lebih penting bukan hanya suku bunga, tapi bagaimana inflasi bisa dikendalikan," ujar Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk., Gunadi Sindhuwinata di Jakarta, Senin (7/8).
Menurut dia, dengan menurunnya laju inflasi menunjukkan daya beli masyarakat yang pulih. Apalagi jika ditambah dengan peningkatan pendapatan per kapita, menurut dia, tingkat pembelanjaan akan mendorong bergeraknya industri otomotif atau sektor riil secara keseluruhan secara signifikan.
Walau begitu, dia berharap BI Rate akan terus turun hingga level yang sangat kompetitif, yakni satu digit di akhir tahun. "Suku bunga ini juga akan mendorong bergeraknya sektor riil secara keseluruhan," katanya.
Sampai saat ini, Gunadi menilai langkah bank sentral menurunkan BI Rate bulan lalu menjadi 12,5 persen sangat tepat. "Dengan turunnya suku bunga berarti inflasi juga terkendali. Jika sebelumnya inflasi years on years sebelumnya 17 persen, sekarang turun menjadi 15 persen," katanya.
RR Ariyani





