Pembebasan Bea Masuk Impor Bahan Baku Diupayakan Tahun Ini
Senin, 07 Agustus 2006 | 12:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri perindustrian Fahmi Idris menyatakan pemerintah telah sepakat mengenai rencana pembebasan bea masuk bagi impor bahan baku primer bagi industri komponen nasional. Dia optimistis, rencana tersebut bisa terealisasi pada tahun ini.
"Rekan-rekan di Departemen Keuangan sudah memperlihatkan tanda-tanda sepakat, intinya mereka paham dengan konsep kami," ujar Fahmi di Jakarta, Selasa (08/ 08).
Dia menjelaskan, pembebasan tarif bea masuk impor bahan baku ini amat penting bagi pengembangan industri komponen. Beberapa tahun ke belakang, imbuh Fahmi, kebijakan pemerintah justru malah meringankan tarif bea masuk bagi impor komponen jadi. "Pola ini yang hendak kita rubah, kalau polanya seperti itu kan industri nasional tidak berkembang.”
Fahmi mengakui, hambatan terbesar untuk merealisasi program ini datang dari Departemen Keuangan. Pasalnya, program ini beserta program insentif lain yang diajukan departemen perindustrian berpotensi mengurangi target pemasukan negara. "Potensi kehilangan pemasukan negara mencapai Rp 200 miliar lebih," kata Fahmi.
Tetapi dikatakan Fahmi, pemerintah masih punya sumber pajak pajak lain di luar industri. "mudah mudahan pemasukan ini bisa menutupi kehilangan akibat insentif, dam ini yang masih dalam perhitungan," tutup Fahmi.
Fery Firmansyah





