Bio Farma Tak Mundur Sebagai Pemenang Tender Vaksin Flu Burung
Selasa, 08 Agustus 2006 | 13:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Tim Pengadaan Vaksin Flu Burung Departemen Pertanian Iwan Sofjan membantah keterangan pengunduran diri PT Bio Farma sebagai pemenang tender pengadaan vaksin H5N2 akibat ketidaklengkapan dokumen. "Pemenangnya tetap Bio Farma. Siapa bilang dia mundur," kata Iwan kepada Tempo Selasa (8/8).
Pekan lalu, pemerintah menetapkan PT Bio Farma sebagai pemenang tender pengadaan vaksin flu burung H5N2. Dalam penawarannya kepada panitia tender, Bio Farma memberikan harga penawaran Rp 9,36 miliar, lebih murah dari penawar lain yakni PT Mitra Karya Sumberarta yang menawarkan harga Rp 10,93 miliar.
Untuk itu, Bio Farma harus menyediakan 48 juta dosis vaksin paling lambat satu bulan setelah ditetapkan sebagai pemenang. Penetapan Bio Farma itu dikukuhkan dalam Surat Direktur Kesehatan Hewan Departemen Pertanian Nomor 6459/PL/210/F5/08/2006 tentang Penetapan Pelaksana Penyedia Barang Pengadaan Vaksin Avian Influenza 48 juta dosis.
Iwan menambahkan, penetapan Bio Farma ini sudah melalui kajian hukum. "Berdasarkan kajian itu, sudah tidak masalah."
Andri Setyawan-Ewo Raswa





