Pemerintah Tukar Surat Utang Rp 4,4 Triliun

Selasa, 08 Agustus 2006 | 17:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah hari ini melelang sembilan seri Surat Utang Negara melalui penukaran surat utang (debt switching).

Obligasi yang akan jatuh tempo tahun depan misalnya, ditukar dengan penerbitan obligasi yang jatuh tempo beberapa tahun kemudian.

Menurut Kepala Badan Pengkajian Ekonomi, Keuangan, dan Kerjasama Internasional Departemen Keuangan Anggito Abimanyu, jumlah yang ditawarkan para pemegang obligasi mencapai Rp 5,9 triliun. "Jumlah yang terserap sebesar Rp 4,4 triliun," kata Anggito.

Dari sembilan seri yang ditawarkan, Anggito menambahkan, yield (imbal hasil) rata-rata antara 11,2 persen sampai 12,7 persen.

"Saya kira ini dampak dari penurunan BI Rate (patokan suku bunga), terlihat dari yield."

Menurut dia, penukaran Surat Utang Negara itu mengakibatkan risiko keuangan pemerintah akan berkurang. Jatuh tempo dari sembilan seri SUN antara periode 2007 hingga 2009 bisa digeser pada 2021.

Pramono

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :