Departemen Energi, Kehutanan, dan Perdagangan Serap APBN di Bawah 10 Persen
Rabu, 09 Agustus 2006 | 11:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Kehutanan, dan Departemen Perdagangan menyerap di bawah 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Sedangkan tiga departemen di luar lembaga negara yang mempunyai daya serap anggaran tinggi adalah Departemen Pertahanan, Departemen Pendidikan Nasional, dan Kepolisian Negara. Ketiganya mempunyai daya serap di atas 30 persen.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Kehutanan, dan Departemen Perdagangan merupakan departemen dengan daya serap yang paling rendah. Pemerintah akan mendorong agar penyerapan bisa terjadi lebih besar.
“Menteri-menteri teknis itu harus melakukan banyak sekali upaya walaupun kita terkendala dengan peraturan revisi Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa,” kata Sri Mulyani.
Menurut dia, hingga pertengahan tahuan anggaran 2006, pejabat pelaksana anggaran masih kurang memahami proses pengadaan barang dan jasa yang diatur dalam peraturan tersebut. Juga ketentuan tentang pengadaan barang dan jasa yang diterbitkan lembaga pemberi pinjaman sehingga menghambat proses pengadaan barang jasa pada instansi pemerintah.
Meskipun demikian, Sri Mulyani berharap semester kedua penyerapan lebih besar. “Kan data tiap bulan di-up grade untuk dievaluasi,” ujarnya.
Alokasi dana APBN 2006 total mencapai Rp 647,67 triliun, belanja pemerintah pusat Rp 204,23 triliun, belanja daerah Rp 220,07 triliun, dan lain-lain Rp 223,37 triliun.
Belanja pemerintah pusatsampai dengan 31 Juli 2006 hanya menyerap 24 persen dari total belanja atau realisasi anggaran Rp 48,44 triliun. Ini antara lain untuk belanja pegawai terealisasi Rp 18,80 triliun (37 persen) dan belanja barang terealisasi Rp 11,75 triliun (22 persen).
Nieke Indrietta




Komentar Anda :