Industri Alihkan Penjualan Produk ke Pasar Ekspor

Rabu, 09 Agustus 2006 | 17:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:elum membaiknya daya beli masyarakat, kalangan industri ramai-ramai mengalihkan penjualan produknya ke pasar ekspor.

Penurunan daya beli, menurut Ketua Gabungan Asosiasi Produsen Makanan dan Minuman Indonesia Thomas Darmawan, disebabkan masih adanya dampak kenaikan harga bahan bakar minyak yang mencapai 100 persen pada tahun ini.

“Pengalihan penjualan ke pasar ekspor itu bagus adalah pilihan agar industri harus tetap hidup," ujarnya kepada Tempo di Jakarta hari ini.

Selain daya beli masyarakat domestik yang turun, menurut Thomas, pasar ekspor pun masih luas. Harga produk Indonesia yang mampu bersaing dengan produk negara lain juga menjadi faktor dominan.

Ketua Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia Azis Pane juga mengungkapkan hal yang sama. Malah, pengalihan produksi untuk ekspor sudah dilakukan sejak awal tahun ini. "Sejak BBM naik penjualan dalam negeri terus anjlok hingga awal tahun ini. Oleh karena itu kami alihkan sebagian produk untuk ekspor," katanya.

RR. Ariyani

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :