Gardu PLN Porong Terancam Lumpur Lapindo
Jum'at, 11 Agustus 2006 | 06:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gardu induk PLN Porong terancam lumpur Lapindo akibat jebolnya tanggul penghalang.
Juru bicara PLN, Muljo Adji, mengatakan, hingga kemarin gardu listrik tersebut masih bisa dioperasikan. "Kami melakukan piket khusus untuk mengantisipasi kondisi terburuk," katanya kemarin.
Dia menjelaskan, posisi gardu induk Porong secara geografis lebih rendah daripada jalan. "Sekitar setengah meter di bawah jalan yang ada di depannya, berseberangan dengan rel kereta api," ujarnya.
Menurut Muljo, nilai aset gardu induk Porong sebesar Rp 15,4 miliar. Aset gardu induk Porong terdiri atas tanah seluas dua hektare dan tiga buah travo 70/20 kilovolt, dengan kapasitas 2 x 20 meter volt-ampere (MVA) dan 1 x 10 MVA.
Jika gardu induk Porong tidak bisa dioperasikan, PLN akan mengupayakan pasokan listrik dari gardu lain. Saat ini, kata Muljo, beban listrik konsumen rumah tangga sudah banyak dimatikan akibat terendam lumpur. Selain itu, pelanggan industri sudah menghentikan kegiatannya.
Nieke Indrietta





