Tokyo Berhasil Atasi Pemadaman Listrik
Senin, 14 Agustus 2006 | 17:15 WIB
TEMPO Interaktif, Tokyo:Setelah sempat mati lampu selama beberapa jam tadi pagi, Tokyo Electric Power Co. akhirnya berhasil mengatasi pemadaman. Namun, akibat pemadaman listrik itu kegiatan kereta api sempat terhenti. Begitu pula, lampu lintas dan 1,39 juta rumah juga padam.
Wakil Kepala Polisi Urayasu Masayuki Akiba menjelaskan, pemadaman itu terjadi karena sebuah kapal derek menghantam jaringan transmisi pembangkit listrik milik Tokyo Electric Power, pembangkit listrik terbesar di Jepang.
“Kapal derek itu menghantam jaringan listrik bertegangan tinggi yang terletak di tengah Sungai Edo, sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan pada salah satu unit pembangkit,” kata Akiba.
Juru bicara Tokyo Electric Power Kaoru Yoshida mengatakan, unit pembangkit yang mengalami kerusakan, salah satu dari empat unit pembangkit terbesar milik Tokyo Electric, memiliki kapasitas 2.160 megawat atau mencapai 4 persen dari rata-rata permintaan listrik di Tokyo.
Unit pembangkit terbesar milik Tokyo Electric pernah mengalami kepanasan pada Juli 1987, sehingga menyebabkan kehilangan daya sebesar 8.170 megawat.
Pemerintah telah meminta Tokyo Electric menyiapkan tindakan pencegahan untuk menghindari terjadinya pemadaman listrik di kemudian hari.
Akibat pemadaman tadi pagi, sebanyak 100 ribu penumpang kereta api bawah tanah Tokyo Metro terpaksa tertahan di Tozai, Hanzomon, Hibiya, dan Ginza. Namun, saat ini semua jalur telah aktif kembali.
Sedangkan komputer Tokyo Stock Exchange dan bursa lainnya tetap menyala. Bursa Efek Tokyo tetap memulai perdagangan pagi pada pukul 09.00 waktu Tokyo. Namun, menurut juru bicara Tokyo Stock Exchange Mitsuo Miwa, jika jaringan komputer dari para broker tidak beroperasi, otoritas bursa akan menyelidiki sejauh mana hal itu berdampak pada pasar.
Bloomberg/Grace S Gandhi




Komentar Anda :