Pemerintah Masih Hitung Dana Pengembangan Biofuel

Selasa, 22 Agustus 2006 | 20:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menyatakan dana pengembangan biofuel sebesar Rp 1 triliun belum final. Sampai saat ini pemerintah masih melakukan penghitungan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Boediono mengatakan, proses penyaluran dana masih dibahas oleh Tim Nasional Pengembangan Bahan Bakar Nabati untuk Percepatan Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran. "Angka Rp 1 triliun untuk mendukung pengembangan biofuel masih dihitung," katanya, Selasa (22/8).

Dalam pidato Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, pemerintah menyiapkan dana Rp 1 triliun untuk pengembangan biofuel. Subsidi ini rencananya dalam bentuk kredit pengembangan usaha biofuel.

Menurut Budiono, memang ada beberapa bank nasional yang telah diajak bicara untuk mekanisme penyaluran dana itu. "Tapi belum final," katanya tanpa menyebut nama bank yang dimaksud.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto mengatakan, salah satu bank yang akan diikutkan adalah Bank BRI. Dia menegaskan, penyaluran dana tidak akan dimonopoli oleh satu bank.

Menurut Sugiharto, subsidi yang diberikan adalah selisih bunga pasar dengan bunga yang dinilai pemerintah layak dan wajar. Pemberian subsidi, kata dia, untuk mendorong pengembangan biofuel dari sisi hulu (perkebunan).

MUHAMAD FASABENI

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :