Pertumbuhan Industri Pengolahan Nonmigas Menurun
Jum'at, 25 Agustus 2006 | 18:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perindustrian memprediksi pertumbuhan industri pengolahan nonmigas sepanjang tahun ini lebih rendah dari targetnya yang 7,7 persen. Karena itu, pemerintah akan merevisi target pertumbuhan itu dari 7,7 persen menjadi di atas 6 persen.
“Tapi saya optimistis pertumbuhannya tetap di atas target APBN Perubahan 2006 yang mencapai 6 persen,” kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris kepada pers kemarin.
Dalam Rancangan APBN 2007, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas ditargetkan 7,9 persen. Dua tahun terakhir, pertumbuhan sektor industri ini masing-masing 7,5 persen dan 5,9 persen.
Optimisme tersebut, lanjut Fahmi, didasari kenyataan adanya pertumbuhan yang signifikan pada beberapa sektor industri, seperti sektor industri makanan dan minuman, industri berbasis minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), dan produk elektronika.
Sekretaris Jendral Departemen Perindustrian Agus Tjahajana menambahkan, pertumbuhan beberapa sektor tersebut didukung fakta peningkatan konsumsi masyarakat terutama menjelang hari raya yang bertepatan dengan semester kedua. "Tren pertumbuhan industri makanan dan minuman tidak pernah negatif setiap tahun. Sementara untuk CPO, permintaan dunia melonjak karena tren penggunaan bahan bakar nabati, selain juga digunakan pada industri makanan," tutur dia.
Menurut Agus kinerja industri alat angkut pun akan meningkat pada semester dua ini lantaran adanya kecenderungan masyarakat yang menunda belanja hingga akhir tahun. "Jadi sebenarnya daya beli masyarakat itu ada, hanya saja konsumsinya yang ditahan selama beberapa waktu," kata dia.
Direktur Jenderal Industri Alat Angkut, Elektronik, dan Telematika Budhi Dharmadi menyatakan, komoditas produk elektronika pun akan tumbuh pada akhir tahun, seiring realisasi penghapusan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Saat ini rancangan penghapusan PPnBM produk elektronika sudah masuk di Tim Tarif Departemen Keuangan. "Dengan pembebasan PPnBM, produk elektronik konsumsi seperti televisi, AC, dan kulkas akan mendongkrak kinerja industri." FERY FIRMANSYAH




Komentar Anda :