Pembuangan Lumpur Lapindo ke Laut Belum Dilakukan

Minggu, 27 Agustus 2006 | 01:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Trijana Kartoatmodjo membantah bahwa lumpur PT Lapindo Brantas Inc. sudah mulai dialirkan ke laut. “Belum, belum dialirkan ke laut,” kata Trijana kepada Tempo.

Menurut Ketua Tim Penanganan Lumpur ini, pipa yang akan digunakan untuk mengalirkan lumpur ke laut Selat Madura tersebut sedang dalam proses pemasangan. Pipa dengan diameter 20 inci sepanjang 17 meter tersebut direncanakan akan mengalirkan air lumpur yang telah memenuhi baku mutu. Selain itu, ada pipa tambahan sepanjang 3 kilometer untuk mencapai laut yang lebih tengah.

Sebelumnya sempat diberitakan, air lumpur Lapindo beberapa hari lalu mulai dialirkan ke laut melalui dua saluran irigasi, yaitu melalui Sungai Wangkal dan sungai Renokenongo. Kedua sungai memiliki lebar sekitar lima meter ini. Dari sungai itu air mengalir ke laut pesisir Sidoarjo atau di Selat Madura.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddi Numberi meminta agar lumpur itu tidak dibuang ke laut. “Saya ingin lumpur itu jangan dibuang ke laut dulu,”ujarnya.

Nieke Indrietta






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: