Pengalihan Subsidi BBM ke Elpiji Menghemat Anggaran

Selasa, 29 Agustus 2006 | 12:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzeta menyatakan, pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke subsidi elpiji akan menghemat anggaran belanja pemerintah.

"Pengalihan (ke elpiji) itu bisa mengurangi beban subsidi BBM. Jumlahnya cukup besar hingga bisa mengurangi anggaran subsidi secara signifikan," kata dia di Jakarta, Selasa (29/8). Hanya dia mengaku tidak ingat berapa besaran angka penghematan hasil konversi itu.

Pemerintah, menurut dia, secara berangsur akan mengalihkan subsidi minyak ke produk elpiji. Dia tidak menjelaskan, apakah pos subsidi produk elpiji akan dimasukkan dalam APBN 2007 nanti. Dia hanya menuturkan
bahwa, sebagai tahap awal, pemerintah baru memberikan alokasi subsidi untuk masyarakat tidak mampu di perkotaan, berupa penyediaan sarana pendukung penggunaan elpiji, yakni kompor dan tabung gas.

"Kan tidak semua masyarakat mampu tabung, maka kami siapkan tabung yang 3 kilo untuk masyarakat yang tidak mampu," kata Paskah.

Pemerintah merencanakan tahun ini program subsidi penyiapan sarana konsumsi gas itu selesai. Ini sebagai bagian dari program nasional konversi bahan bakar dari minyak ke elpiji. Dalam rangka itu Pertamina sudah menggelar uji coba alih bahan bakar di sejumlah tempat di Ibu Kota Jakarta. Pertamina juga meminta agar pemerintah membantu menyediakan subsidi untuk elpiji.

AGUS SUPRIYANTO

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :