"Penerapan Manajemen Risiko Akan Turunkan Penyaluran Kredit "
Rabu, 30 Agustus 2006 | 14:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S. Goeltom memperkirakan, penerapan manajemen risiko di industri perbankan akan menurunkan penyaluran pembiayaan (kredit).
"Ini karena adanya penilaian atau persepsi risiko yang lebih tinggi," ujar Miranda.
Menurut Miranda, tidak dapat dipungkiri dengan kondisi sektor riil saat ini, khususnya sektor korporasi yang masih belum pulih sepenuhnya, penyaluran kredit masih sulit.
Karena itu, dia berharap, dengan meningkatnya kompetensi dan skill pengelolaan risiko perbankan nasional serta didukung iklim transparansi informasi di berbagai bidang, bank akan lebih percaya diri dalam memutuskan penyaluran kredit. "Karena bank sudah lebih memahami risiko yang dihadapi," katanya.
Miranda menambahkan, nantinya manajemen risiko tidak hanya akan diterapkan oleh industri perbankan saja tapi juga oleh sektor industri lainnya. Ini untuk mempermudah perolehan pembiayaan dari perbankan.
Sofian





