Ekonom Memprediksikan Rupiah Akan Terus Menguat

Jum'at, 01 September 2006 | 02:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan memprediksikan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan terus menguat di kisaran Rp 8.500 hingga Rp 8.800 hingga akhir tahun ini.

Salah satu alasannya, adalah neraca perdagangan Indonesia yang surplus. "Bukan karena banyaknya aliran modal yang masuk ke Indonesia," kata Fauzi.

Namun, dia menjelaskan, karena pertumbuhan ekonomi yang lambat menyebabkan rendahnya penyerapan impor barang baku
dan barang modal. Di saat yang sama, nilai ekspor meningkat, karena harga komoditas di pasar internasional sedang bagus. Ini membuat neraca perdagangan membaik (surplus).

Tahun depan, Fauzi memprediksi, nilai tukar rupiah akan melemah menjadi Rp 8.700-Rp 9.000 per dolar Amerika karena faktor global akan menyebabkan terjadinya pelemahan terhadap mata uang regional.

Nilai tukar rupiah kemarin ditutup menguat 25 poin dari 9.115 menjadi 9.090 per dolar Amerika Serikat.

Rr Ariyani

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :