IMF: Stabilitas Rupiah Mencerminkan Kepercayaan Investor
Jum'at, 01 September 2006 | 02:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Perwakilan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk Indonesia Stephen Schwartz menilai, penguatan dan stabilitas rupiah yang saat ini terjadi mencerminkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.
"Itu juga menunjukkan posisi eksternal Indonesia yang
membaik, keseimbangan perdagangan yang surplus,
portofolio yang kuat, nilai IHSG yang tinggi, serta obligasi yang diborong asing," kata Schwartz.
Kalaupun di pertengahan 2006 ini rupiah sempat anjlok, menurut dia, karena banyaknya dana asing yand ditarik oleh investor untuk ditempatkan di bank luar negeri. "Bank luar negeri banyak menaikkan suku bunganya," tambahnya.
Nilai tukar rupiah kemarin ditutup menguat 25 poin dari 9.115 menjadi 9.090 per dolar Amerika Serikat.
Rr Ariyani





