Total Kerugian PLN Jawa Timur Rp 6,5 miliar

Senin, 04 September 2006 | 00:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Total kerugian PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur akibat terendam lumpur di Porong, Sidoarjo mencapai Rp 6,5 miliar.

Kerugian terbesar yang dialami PLN adalah aset-aset PLN yang terendam lumpur yang totalnya mencapai Rp 4 miliar, seperti terendamnya instalasi jaringan tegangan rendah dan menengah, serta terendamnya gardu induk distribusi.

Kerugian itu belum termasuk jika PLN jadi memindahkan travo Gardu Induk Porong yang nilainya mencapai Rp 90 miliar.

Menurut juru bicara PLN Muljo Adji, Lapindo Brantas Inc. sudah menyatakan kesediaannya untuk menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan PLN untuk mengganti infrastruktur yang rusak akibat terendam lumpur tersebut.

Pernyataan kesediaan itu, Muljo menambahkan, tertuang dalam kesepakatan yang ditandatangani pada 23 Agustus lalu. “Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Ketua Satlak Penanganan Bencana Lumpur Panas,” kata Muljo kepada Tempo.

Namun, Muljo mengaku, Lapindo sampai saat ini belum mengganti kerugian yang diderita PLN. Bahkan, perseroan sudah mengeluarkan dana Rp 200 juta untuk membangun tembok pengaman di Gardu Induk Porong.

"Belum. Tapi Lapindo sudah bersedia. Mereka minta dikirimi berkas dokumen tentang ini (taksiran kerugian)," kata Muljo.

PLN memang telah menyiapkan rencana untuk menyelamatkan sejumlah infrastrukturnya, karena Lapindo berencana memperluas area genangan lumpur sebagai antisipasi datangnya musim hujan. Jika Lapindo jadi meluaskan area genangan, empat menara (tower) milik PLN akan tergenang.

Perseroan berencana meninggikan sejumlah menara (tower) jaringan 150 kilo volt dan 70 kilo volt yang menjadi jaringan utama pasokan listrik di Jawa Timur bagian selatan ke arah Surabaya.

PLN juga ancang-ancang akan memindahkan gardu Induk Porong yang terletak di antara Gardu Induk Bangil dan Gardu Induk Buduran. Pasalnya, menurut Muljo, sawah di sekitar lokasi Gardu Induk Porong telah tergenang lumpur. Gardu Induk Bangil memasok listrik untuk Jawa Timur bagian selatan dan Buduran memasok listrik untuk Jawa Timur bagian utara. Rencananya, travo Gardu Induk Porong akan dipindahkan ke Bangil dan Buduran.

Juru bicara Lapindo Yuniwati Teriyani membenarkan bahwa perusahaan telah menyepakati pembayaran ganti rugi untuk PLN. Kesepakatan itu sudah ditandatangani pada 23 Agustus lalu.

“Itu akan kami bayarkan secara bertahap. Kami sudah membayar Rp 1 miliar kepada PLN,” kata Yuniwati saat dihubungi pada kesempatan terpisah.

Nieke






Komentar Anda

Kirim