Pemerintah Akan Revisi Konsumsi BBM 2007

Senin, 04 September 2006 | 12:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan merevisi proyeksi konsumsi Bahan Bakar Minyak 2007 yang semula 37,9 juta kilo liter menjadi lebih besar. Langkah ini dilakukan mengingat kebutuhan BBM diperkirakan ada kecenderungan meningkat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan adanya dinamika dan penajaman asumsi maka akan terjadi peningkatan konsumsi BBM pada 2007. "Itu juga berdasarkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun depan," kata Purnomo dalam rapat kerja dengan komisi Energi DPR RI di Jakarta Senin (4/9).

Dalam Nota Keuangan yang disampaikan Presiden RI 16 Agustus lalu pemerintah menetapkan jumlah konsumsi BBM 37,9 juta kiloliter . Terdiri dari premium sebesar 17 juta , minyak tanah 9,9 juta dan solar 11 juta .

Jumlah tersebut disusun berdasarkan perkiraan volume BBM bersubsidi tahun 2006. Untuk kuota BBM 2006 sendiri pada 2006 sekitar 41,5 juta kiloliter lalu pertengahan tahun ini dilakukan revisi karena ada kecenderungan penurunan konsumsi BBM menjadi sekitar 39 juta kiloliter.

Dia menjelaskan konsumsi naik akibat peningkatan jumlah kendaraan baik roda dua dan roda empat dan meningkatnya kegiatan perekonomian pada 2007. Selain itu konsumsi solar untuk sektor Kelautan dan Perikanan terutama kapal nelayan di atas 30 gross ton.

Hal lainnya, lanjut Purnomo yang dapat meningkatkan konsumsi 2007 adalah adanya permintaan tambahan kuota minyak tanah oleh beberapa kepala daerah. Hal ini terkait dengan terjadinya kelangkaan minyak tanah di beberapa daerah beberapa waktu lalu.

Muhamad Fasabeni






Komentar Anda

Kirim